Langsung ke konten utama

Postingan

Tegaskan Pentingnya Kedamaian, KH Abdul Wahab Ajak Umat Bersinergi dengan Polri Jaga Ketenangan Daerah

MANADO — Ulama sepuh Sulawesi Utara, KH Abdul Wahab Abdul Gafur, mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan umat beragama untuk terus memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. KH Abdul Wahab menekankan bahwa ajaran agama selalu mengajarkan kedamaian, persatuan, dan penghormatan terhadap aturan hukum yang berlaku. Ia meminta masyarakat tidak ragu membantu tugas-tugas Polri di lapangan. "Menjaga lingkungan agar tetap aman adalah bagian dari ikhtiar kebaikan kita bersama. Mari kita dukung kepolisian, jauhi segala bentuk potensi konflik, dan tindak tegas aksi-aksi perusuh yang mengganggu ketenteraman," tegasnya. Ia optimis, melalui kerja sama yang erat antara ulama, masyarakat, dan Polri, Sulawesi Utara akan selalu menjadi daerah yang damai, toleran, dan kondusif.
Postingan terbaru

Ketua Sinode KGMPI Pdt. Krison Nanangkong Apresiasi Langkah Polri Jaga Kamtibmas di Sulut

MANADO — Tokoh agama sekaligus Ketua Sinode Gereja Gembala Masehi Protestan Indonesia (KGMPI), Pdt. Krison D. Nanangkong, S.Th., memberikan apresiasi penuh terhadap jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas dedikasinya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulawesi Utara. Pdt. Krison menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan maupun kehidupan sehari-hari. "Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kerja keras jajaran Polri yang senantiasa hadir menjaga kedamaian di tanah Sulawesi Utara. Keamanan yang terjaga saat ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat," ujar Pdt. Krison. Ia menegaskan bahwa pihak gereja siap mendukung seluruh langkah strategis kepolisian demi mewujudkan lingkungan yang tenteram, rukun, dan harmonis.

Komitmen Bersama, FSBSI Manado Optimis Sulawesi Utara Tetap Kondusif dan Aman

MANADO — Pimpinan DPC FSBSI Kota Manado, Jhon Pade, optimis bahwa Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, akan terus menjadi daerah yang aman, ramah investasi, dan kondusif berkat pengawalan ketat dari Polda Sulut.  Jhon Pade memungkas bahwa kolaborasi erat antara kepolisian, pemerintah, dan serikat buruh merupakan benteng utama dalam mengantisipasi segala bentuk potensi ancaman kamtibmas. "Dengan kerja sama yang solid dan komunikasi yang terjalin baik, kita pastikan Kota Manado dan Sulawesi Utara senantiasa menjadi daerah yang nyaman bagi semua pihak," pungkasnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen FSBSI Manado untuk terus menjadi mitra strategis Polda Sulut dalam menjaga iklim daerah yang kondusif demi kesejahteraan bersama.

DPC FSBSI Kota Manado Apresiasi Kinerja Polda Sulut dalam Memelihara Kamtibmas

MANADO — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kota Manado menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja jajaran Polda Sulawesi Utara (Sulut) dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kota Manado. Ketua DPC FSBSI Kota Manado, Jhon Pade, menilai bahwa stabilitas keamanan yang terjaga saat ini merupakan hasil dari komitmen serta kerja keras aparat kepolisian di lapangan. Menurutnya, rasa aman yang dirasakan oleh warga menjadi fondasi utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. "Kami sangat mengapresiasi jajaran Polda Sulut yang terus konsisten menjaga ketertiban. Keamanan adalah hak dasar setiap warga negara, dan pihak kepolisian telah menunjukkan dedikasi nyata dalam memastikan hal tersebut," ujar Jhon Pade. Ia menegaskan bahwa pihak serikat buruh mendukung penuh langkah-langkah strategis Polda Sulut dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan demi kenyamanan masyarakat luas.

Ingatkan Bahaya Perundungan, Ulama Sepuh Sulut KH Abdul Wahab Tegaskan Bullying Haram dalam Islam

MANADO — Ulama sepuh Sulawesi Utara, KH Abdul Wahab Abdul Gafur, menyampaikan pandangan keagamaan mengenai maraknya fenomena perundungan ( bullying ) dan cyberbullying yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa perbuatan menghina, mencela, maupun memberi julukan buruk kepada sesama adalah tindakan yang diharamkan dalam ajaran Islam. KH Abdul Wahab merujuk pada firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 11 yang secara tegas melarang umat manusia untuk saling mengolok-olok. Menurutnya, lisan yang tidak dijaga—baik di dunia nyata maupun di media sosial—memiliki dampak destruktif yang sangat fatal bagi kesehatan mental seseorang. "Lisan yang tajam dapat memicu depresi berat bahkan hilangnya nyawa seseorang. Setiap pelaku perundungan tentu akan mendapat balasan yang setimpal atas perbuatannya," ujar KH Abdul Wahab. Ia pun mengajak para pelaku perundungan untuk segera menyadari kesalahan mereka dan menghentikan segala bentuk siklus kekerasan, baik secara verbal maup...

LMI Sulut Desak TNI/Polri dan Pemerintah Tindak Tegas Preman Pengganggu Kamtibmas

  Manado — Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI) Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Hanny Pantouw, meminta pemerintah bersama TNI dan Polri untuk bergerak cepat memberantas aksi premanisme di wilayah Bumi Nyiur Melambai. Ia menegaskan perlunya tindakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa saja yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Mau dia preman atau pemabuk, kalau sudah mengganggu keamanan, tindak tegas secara hukum. Kami masyarakat pasti mendukung penuh, jangan pernah ragu karena ini demi kepentingan banyak orang," ujar Pdt. Hanny saat diwawancarai awak media, Jumat (19/06/2026). Pdt. Hanny menambahkan bahwa para tokoh agama dan ormas di Sulut memiliki kesepahaman yang sama untuk menjaga wilayah mereka tetap kondusif. Secara khusus, ia meminta Kapolda Sulut dan jajarannya tidak ragu menyapu bersih para perusuh dan preman jalanan demi kenyamanan publik.

Gandeng Generasi Muda, Pemuda Muslimin Sulut Suarakan Pesan Damai dan Rawat Keberagaman

  MANADO  – Momentum menjaga stabilitas daerah terus disuarakan oleh berbagai elemen organisasi kepemudaan di Sulawesi Utara. Kali ini, Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Sulawesi Utara, Sdr. Gilang Ramadhan Hiola, angkat bicara mengenai pentingnya konsistensi dalam mengawal Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat tali toleransi di Bumi Nyiur Melambai. Dalam pernyataannya, Gilang menegaskan bahwa predikat Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah paling rukun di Indonesia bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil rawatan bersama dari lintas generasi. Oleh sebab itu, ia mengetuk kesadaran kaum muda untuk menjadi benteng pertahanan dalam menangkal segala potensi perpecahan. "Tanggung jawab menjaga keharmonisan ini ada di pundak kita semua, terutama generasi muda. Kita tidak boleh terlena dengan kedamaian yang ada saat ini. Sebaliknya, kita harus proaktif menghormati setiap perbedaan suku, ras, maupun agama sebagai sebuah kekayaan daerah, bukan pemisah," ...