Langsung ke konten utama

Ormas MKBP Nyatakan Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Padi Unggul di Minahasa

 

MINAHASA – Organisasi Masyarakat Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan Ormas MKBP, Drs. Dolfie Kontambunan.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Drs. Dolfie Kontambunan bersama jajaran TNI melaksanakan penanaman padi unggul di Desa Tintjep, Kabupaten Minahasa. Langkah ini menjadi awal kontribusi MKBP dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Drs. Dolfie Kontambunan menjelaskan bahwa dukungan MKBP akan mengikuti skema kerja sama yang diatur dalam program ketahanan pangan oleh TNI dan Polri. “Ke depannya, koordinasi akan terus kami lakukan. Bila Polri fokus pada penanaman jagung unggulan, maka TNI akan memusatkan perhatian pada penanaman padi unggul,” ujarnya.

MKBP menyatakan kesiapannya untuk terlibat secara aktif demi menyukseskan program prioritas nasional tersebut. Melalui kerja sama antara masyarakat, TNI, dan Polri, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketua BKPMRI Suyanto Muarif Imbau Warga Sulut Tidak Terprovokasi Paham Radikal

MANADO – Seruan untuk menjaga kerukunan kembali digaungkan Ketua BKPMRI Sulut, Suyanto Muarif. Ia mengajak masyarakat tetap waspada terhadap ancaman paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. “Sulut sudah terkenal dengan kerukunan antarumat beragama. Jangan biarkan nilai ini pudar hanya karena provokasi segelintir orang,” tegasnya. Muarif juga menekankan bahwa toleransi adalah pondasi yang membuat Sulut aman dan damai.

LMI Sulut Desak TNI/Polri dan Pemerintah Tindak Tegas Preman Pengganggu Kamtibmas

  Manado — Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI) Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Hanny Pantouw, meminta pemerintah bersama TNI dan Polri untuk bergerak cepat memberantas aksi premanisme di wilayah Bumi Nyiur Melambai. Ia menegaskan perlunya tindakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa saja yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Mau dia preman atau pemabuk, kalau sudah mengganggu keamanan, tindak tegas secara hukum. Kami masyarakat pasti mendukung penuh, jangan pernah ragu karena ini demi kepentingan banyak orang," ujar Pdt. Hanny saat diwawancarai awak media, Jumat (19/06/2026). Pdt. Hanny menambahkan bahwa para tokoh agama dan ormas di Sulut memiliki kesepahaman yang sama untuk menjaga wilayah mereka tetap kondusif. Secara khusus, ia meminta Kapolda Sulut dan jajarannya tidak ragu menyapu bersih para perusuh dan preman jalanan demi kenyamanan publik.

Sambut Kedatangan UAS, Pdt. Yvonne Awuy Lantu Ajak Pemuka Agama dan Masyarakat Sulut Jaga Kerukunan

Manado – Pdt. Yvonne Awuy Lantu, Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, resmi mengajak seluruh pemuka agama dan masyarakat Sulawesi Utara untuk menggalang kesatuan dan kebersamaan. Ajakan ini disampaikan menyambut rencana kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) di Bumi Nyiur Melambai. “Mari wujudkan Sulut yang aman, damai, sejahtera, dan penuh suka cita,” ujar Pdt. Yvonne, Selasa (12/05/2026). Ia menyambut kedatangan UAS dengan penuh suka cita iman dan berharap ceramah Ustad Abdul Somad membawa berkat bagi semua pendengarnya. “Kita sambut dengan gembira. Jaga keamanan, ciptakan Sulut yang damai,” tambahnya. Pdt. Yvonne juga mengajak masyarakat untuk tetap bersemangat memupuk persatuan sesuai keyakinan masing-masing. “Maju terus, tetap semangat. Kiranya seluruh masyarakat Sulut diberkati Tuhan,” tutupnya.