Langsung ke konten utama

Jhon Pade Tegaskan Komitmen FSBSI Manado Dukung Polda Sulut Jamin Keamanan dan Stabilitas Daerah


Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kota Manado secara terbuka memuji dedikasi jajaran Polda Sulawesi Utara dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman masyarakat. Ketua DPC FSBSI Manado, Jhon Pade, menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas yang terjaga dengan baik di Sulawesi Utara merupakan hasil dari kerja keras dan profesionalisme jajaran kepolisian. Hal ini dinilai sangat berdampak positif bagi produktivitas masyarakat, terutama di sektor ketenagakerjaan.

Dalam pernyataannya, Pade menyebutkan bahwa keamanan merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah daerah. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga kedamaian dan menangani berbagai dinamika sosial yang muncul. Pade juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak bersikap apatis dan turut serta membantu tugas kepolisian. Dengan kolaborasi yang solid, ia optimis Kota Manado akan tetap menjadi wilayah yang aman bagi para pekerja, investor, maupun warga pada umumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketua BKPMRI Suyanto Muarif Imbau Warga Sulut Tidak Terprovokasi Paham Radikal

MANADO – Seruan untuk menjaga kerukunan kembali digaungkan Ketua BKPMRI Sulut, Suyanto Muarif. Ia mengajak masyarakat tetap waspada terhadap ancaman paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. “Sulut sudah terkenal dengan kerukunan antarumat beragama. Jangan biarkan nilai ini pudar hanya karena provokasi segelintir orang,” tegasnya. Muarif juga menekankan bahwa toleransi adalah pondasi yang membuat Sulut aman dan damai.

LMI Sulut Desak TNI/Polri dan Pemerintah Tindak Tegas Preman Pengganggu Kamtibmas

  Manado — Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI) Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Hanny Pantouw, meminta pemerintah bersama TNI dan Polri untuk bergerak cepat memberantas aksi premanisme di wilayah Bumi Nyiur Melambai. Ia menegaskan perlunya tindakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa saja yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Mau dia preman atau pemabuk, kalau sudah mengganggu keamanan, tindak tegas secara hukum. Kami masyarakat pasti mendukung penuh, jangan pernah ragu karena ini demi kepentingan banyak orang," ujar Pdt. Hanny saat diwawancarai awak media, Jumat (19/06/2026). Pdt. Hanny menambahkan bahwa para tokoh agama dan ormas di Sulut memiliki kesepahaman yang sama untuk menjaga wilayah mereka tetap kondusif. Secara khusus, ia meminta Kapolda Sulut dan jajarannya tidak ragu menyapu bersih para perusuh dan preman jalanan demi kenyamanan publik.

Sambut Kedatangan UAS, Pdt. Yvonne Awuy Lantu Ajak Pemuka Agama dan Masyarakat Sulut Jaga Kerukunan

Manado – Pdt. Yvonne Awuy Lantu, Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, resmi mengajak seluruh pemuka agama dan masyarakat Sulawesi Utara untuk menggalang kesatuan dan kebersamaan. Ajakan ini disampaikan menyambut rencana kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) di Bumi Nyiur Melambai. “Mari wujudkan Sulut yang aman, damai, sejahtera, dan penuh suka cita,” ujar Pdt. Yvonne, Selasa (12/05/2026). Ia menyambut kedatangan UAS dengan penuh suka cita iman dan berharap ceramah Ustad Abdul Somad membawa berkat bagi semua pendengarnya. “Kita sambut dengan gembira. Jaga keamanan, ciptakan Sulut yang damai,” tambahnya. Pdt. Yvonne juga mengajak masyarakat untuk tetap bersemangat memupuk persatuan sesuai keyakinan masing-masing. “Maju terus, tetap semangat. Kiranya seluruh masyarakat Sulut diberkati Tuhan,” tutupnya.