Langsung ke konten utama

Bupati Mitra Ronald Kandoli Sampaikan Selamat Hari Bhayangkara ke-79: Apresiasi Dedikasi Polri dan Ajak Sinergi Masyarakat

 


Komunitas Sulut.com, 23 Juni 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ucapan ini secara khusus ditujukan kepada jajaran Polri di seluruh Indonesia, terutama Kepolisian Resor Minahasa Tenggara.


Dalam pernyataannya, Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini merupakan kesempatan mulia untuk mengapresiasi dedikasi, loyalitas, dan pengabdian Polri. "Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara, saya menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-79 kepada segenap jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Kepolisian Resort Minahasa Tenggara," ujar Bupati Kandoli.

Ia menyoroti peran penting Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum di tengah masyarakat. Dengan mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", Bupati Ronald Kandoli mengungkapkan keyakinannya bahwa Polri akan terus bertransformasi menjadi lebih baik. "Saya yakin Polri akan semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap tantangan zaman," tambahnya.


Lebih lanjut, Bupati Ronald Kandoli juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Minahasa Tenggara untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian. Sinergi ini dinilai krusial dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif, demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Minahasa Tenggara tercinta.


"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Minahasa Tenggara tercinta," pungkasnya.

Pesan penutup Bupati Ronald Kandoli untuk Polri adalah "Dirgahayu Bhayangkara ke-79! Jayalah selalu Polri! Salam Presisi." Ucapan ini mencerminkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara terhadap tugas-tugas kepolisian dalam melayani dan melindungi masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketua BKPMRI Suyanto Muarif Imbau Warga Sulut Tidak Terprovokasi Paham Radikal

MANADO – Seruan untuk menjaga kerukunan kembali digaungkan Ketua BKPMRI Sulut, Suyanto Muarif. Ia mengajak masyarakat tetap waspada terhadap ancaman paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. “Sulut sudah terkenal dengan kerukunan antarumat beragama. Jangan biarkan nilai ini pudar hanya karena provokasi segelintir orang,” tegasnya. Muarif juga menekankan bahwa toleransi adalah pondasi yang membuat Sulut aman dan damai.

SMA Negeri 1 Manado Dukung Program Makan Bergizi Gratis Gagasan Presiden Prabowo

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari dunia pendidikan, termasuk dari Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy Jermias . Ia menyatakan dukungannya agar program ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari kebijakan pendidikan nasional jangka panjang. “Kami melihat MBG sebagai program luar biasa. Selain menanamkan pola makan sehat, juga membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk bisa belajar dengan lebih semangat,” tutur Jermias. Ia menambahkan, keberhasilan program ini perlu dijaga melalui evaluasi rutin terhadap kualitas makanan, kebersihan, dan ketepatan penyaluran. “Dengan perbaikan berkelanjutan, MBG bisa menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 ,” ujarnya.

Ajak Warga Pelihara Keamanan dan Harmoni, Pdt Regina: Satukan Langkah untuk Kemajuan Daerah

  Tokoh agama sekaligus Pengurus GMIM Wilayah Kalawat 2, Kabupaten Minahasa Utara, Pdt Regina Budiman, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial. “Saudara-saudara yang terkasih, baik jemaat maupun masyarakat Sulut, saya mengimbau agar kita tetap menjaga suasana aman dan rukun. Jangan mudah terprovokasi oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar wilayah kita, bahkan di lingkungan sekitar. Fokuslah pada pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan dan persatuan,” ujarnya. Lebih lanjut, Pdt Regina menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan pemicu perpecahan. Ia mengajak masyarakat untuk terus saling menghargai, menjaga rasa hormat satu sama lain, serta memperkuat hubungan sosial yang harmonis. “Kita telah lama hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati. Ini harus terus kita pelihara sebagai warisan berharga,” tambahnya. Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mewujudka...