Langsung ke konten utama

Kepala BINDA Sulawesi Utara, Brigjen TNI Joni Marpaung, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79: Harap Polri Makin Profesional dan Dicintai Rakyat



MANADO – Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Utara, Brigjen TNI Joni Marpaung, S.I.P., menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara Polri ke-79. Dalam pesannya yang disampaikan dengan salam lintas agama, ia berharap Polri dapat terus meningkatkan profesionalisme dan kedekatannya dengan masyarakat.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Syalom. Om Swastiastu, Namo Buddhaya, salam kebajikan," ujar Brigjen TNI Joni Marpaung mengawali ucapannya.


Ia melanjutkan, "Saya Brigjen TNI Joni Marpaung, S.I.P., Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Utara, mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara Polri ke-79."


Brigjen TNI Joni Marpaung menyampaikan harapan mendalamnya agar Polri terus berada di garis depan pelayanan publik. "Semoga Polri semakin profesional, dicintai rakyat, dan selalu berada di tengah masyarakat," harapnya.


Mengakhiri pesannya, Brigjen TNI Joni Marpaung menyerukan semangat untuk kepolisian. "Jayalah selalu Polisi Republik Indonesia. Polri untuk masyarakat. Salam presisi," tutupnya, diikuti dengan salam penutup multi-agama.


Ucapan dari Kepala BINDA Sulawesi Utara ini menggarisbawahi pentingnya peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat sinergi antarlembaga negara demi kemajuan bangsa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ajak Warga Pelihara Keamanan dan Harmoni, Pdt Regina: Satukan Langkah untuk Kemajuan Daerah

  Tokoh agama sekaligus Pengurus GMIM Wilayah Kalawat 2, Kabupaten Minahasa Utara, Pdt Regina Budiman, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial. “Saudara-saudara yang terkasih, baik jemaat maupun masyarakat Sulut, saya mengimbau agar kita tetap menjaga suasana aman dan rukun. Jangan mudah terprovokasi oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar wilayah kita, bahkan di lingkungan sekitar. Fokuslah pada pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan dan persatuan,” ujarnya. Lebih lanjut, Pdt Regina menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan pemicu perpecahan. Ia mengajak masyarakat untuk terus saling menghargai, menjaga rasa hormat satu sama lain, serta memperkuat hubungan sosial yang harmonis. “Kita telah lama hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati. Ini harus terus kita pelihara sebagai warisan berharga,” tambahnya. Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mewujudka...

Ketua BKPMRI Suyanto Muarif Imbau Warga Sulut Tidak Terprovokasi Paham Radikal

MANADO – Seruan untuk menjaga kerukunan kembali digaungkan Ketua BKPMRI Sulut, Suyanto Muarif. Ia mengajak masyarakat tetap waspada terhadap ancaman paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. “Sulut sudah terkenal dengan kerukunan antarumat beragama. Jangan biarkan nilai ini pudar hanya karena provokasi segelintir orang,” tegasnya. Muarif juga menekankan bahwa toleransi adalah pondasi yang membuat Sulut aman dan damai.

Ketua KGN Sulut, Rivel Ngantung, Sampaikan Seruan untuk Pemerintah, Polri, dan Masyarakat Demi Kemajuan Sulawesi Utara

  SULAWESI UTARA – Rivel Ngantung, Ketua Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) Sulawesi Utara, mengeluarkan beberapa seruan penting yang ditujukan kepada pemerintah daerah, pihak kepolisian, serta masyarakat Sulut. Imbauan tersebut menyoroti berbagai aspek strategis seperti peningkatan kesejahteraan rakyat, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan alam (SDA), serta upaya menekan angka kriminalitas. Dalam pernyataannya, Rivel mendorong para pemimpin daerah di Sulut untuk lebih serius membuka peluang kerja bagi masyarakat. “Kami mengajukan permintaan kepada Gubernur Yulius Selvanus dan para kepala daerah di Sulut agar lebih peduli pada kondisi warga, karena masih banyak yang membutuhkan pekerjaan,” ungkapnya pada Rabu (16/07/2025). Menurut Rivel, menciptakan lapangan kerja sangat krusial agar masyarakat bisa memperoleh penghasilan yang layak dan mencukupi kebutuhan keluarga, terlebih di tengah meningkatnya biaya hidup seperti harga beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. ...