Langsung ke konten utama

Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Polres Minahasa Selatan Resmikan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu


MINAHASA SELATAN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Minahasa Selatan (Minsel) menggelar kegiatan bakti sosial berupa peresmian bedah rumah. Acara peresmian ini dilaksanakan pada hari Senin, 30 Juni 2025, pukul 13.20 WITA, bertempat di Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan.


Kegiatan penting ini dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan, AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H. Turut hadir mendampingi Kapolres dalam acara tersebut adalah Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa Selatan, Ny. dr. Qori David Candra.


Kapolres David Candra Babega menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri, khususnya Polres Minsel, terhadap kesejahteraan masyarakat. "Tujuan utama dari bedah rumah ini adalah untuk meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat yang kurang mampu atau memiliki rumah tidak layak huni," jelas AKBP David Candra Babega.


Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa perbaikan kondisi rumah yang tidak layak huni diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan keselamatan penghuni, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. "Dengan menyediakan hunian yang layak dan nyaman, kami berharap dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan rasa aman serta nyaman bagi penghuni rumah," imbuhnya.


Kegiatan bedah rumah yang dilaksanakan oleh Polres Minahasa Selatan ini menegaskan komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup mereka, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara yang mengedepankan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ajak Warga Pelihara Keamanan dan Harmoni, Pdt Regina: Satukan Langkah untuk Kemajuan Daerah

  Tokoh agama sekaligus Pengurus GMIM Wilayah Kalawat 2, Kabupaten Minahasa Utara, Pdt Regina Budiman, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial. “Saudara-saudara yang terkasih, baik jemaat maupun masyarakat Sulut, saya mengimbau agar kita tetap menjaga suasana aman dan rukun. Jangan mudah terprovokasi oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar wilayah kita, bahkan di lingkungan sekitar. Fokuslah pada pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan dan persatuan,” ujarnya. Lebih lanjut, Pdt Regina menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan pemicu perpecahan. Ia mengajak masyarakat untuk terus saling menghargai, menjaga rasa hormat satu sama lain, serta memperkuat hubungan sosial yang harmonis. “Kita telah lama hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati. Ini harus terus kita pelihara sebagai warisan berharga,” tambahnya. Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mewujudka...

Ketua BKPMRI Suyanto Muarif Imbau Warga Sulut Tidak Terprovokasi Paham Radikal

MANADO – Seruan untuk menjaga kerukunan kembali digaungkan Ketua BKPMRI Sulut, Suyanto Muarif. Ia mengajak masyarakat tetap waspada terhadap ancaman paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. “Sulut sudah terkenal dengan kerukunan antarumat beragama. Jangan biarkan nilai ini pudar hanya karena provokasi segelintir orang,” tegasnya. Muarif juga menekankan bahwa toleransi adalah pondasi yang membuat Sulut aman dan damai.

Ketua KGN Sulut, Rivel Ngantung, Sampaikan Seruan untuk Pemerintah, Polri, dan Masyarakat Demi Kemajuan Sulawesi Utara

  SULAWESI UTARA – Rivel Ngantung, Ketua Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) Sulawesi Utara, mengeluarkan beberapa seruan penting yang ditujukan kepada pemerintah daerah, pihak kepolisian, serta masyarakat Sulut. Imbauan tersebut menyoroti berbagai aspek strategis seperti peningkatan kesejahteraan rakyat, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan alam (SDA), serta upaya menekan angka kriminalitas. Dalam pernyataannya, Rivel mendorong para pemimpin daerah di Sulut untuk lebih serius membuka peluang kerja bagi masyarakat. “Kami mengajukan permintaan kepada Gubernur Yulius Selvanus dan para kepala daerah di Sulut agar lebih peduli pada kondisi warga, karena masih banyak yang membutuhkan pekerjaan,” ungkapnya pada Rabu (16/07/2025). Menurut Rivel, menciptakan lapangan kerja sangat krusial agar masyarakat bisa memperoleh penghasilan yang layak dan mencukupi kebutuhan keluarga, terlebih di tengah meningkatnya biaya hidup seperti harga beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. ...