Langsung ke konten utama

Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-79 dari Pimpinan Pondok Pesantren Ribat Habsyi, Kota Manado

 

Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Pimpinan Pondok Pesantren Ribat Habsyi Simponi Kota Manado sekaligus Pembina Majelis Ta’lim Rahmatan Lil ‘Alamin Sulawesi Utara, Habib Al Faqir Al Habib Umar bin Thoha Al Habsyi, menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Melalui ucapannya, beliau menyampaikan:

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Al Faqir Al Habib Umar Bin Thoha Al Habsyi pimpinan Pondok Pesantren Ribat Habsyi Simponi Kota Manado sekaligus Pembina Majelis Ta’lim Rahmatan Lil ‘Alamin Sulawesi Utara, mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-79 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Semoga Polri semakin prediktif, responsibilitas, dan transparan dalam berkeadilan, serta terus menjaga keamanan dan keselamatan bangsa dan negara.

Terima kasih atas pengabdian Polri selama 79 tahun—semoga semakin jaya dan sukses selalu.

Kepada seluruh prajurit, kami doakan semoga diberikan kekuatan, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, agar dimudahkan dalam melaksanakan segala tugasnya.

Sekali lagi, selamat ulang tahun Polri ke-79.

Polri bersama masyarakat.

Salam Presisi.

Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh.”


Ucapan ini mencerminkan dukungan kuat dari tokoh agama dan pesantren terhadap eksistensi dan peran vital Polri dalam menjaga stabilitas nasional serta membangun masyarakat yang aman, damai, dan religius.

Selamat Hari Bhayangkara ke-79! Teruslah mengabdi untuk negeri dengan semangat Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.

#HariBhayangkaraKe79
#PolriUntukMasyarakat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ajak Warga Pelihara Keamanan dan Harmoni, Pdt Regina: Satukan Langkah untuk Kemajuan Daerah

  Tokoh agama sekaligus Pengurus GMIM Wilayah Kalawat 2, Kabupaten Minahasa Utara, Pdt Regina Budiman, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial. “Saudara-saudara yang terkasih, baik jemaat maupun masyarakat Sulut, saya mengimbau agar kita tetap menjaga suasana aman dan rukun. Jangan mudah terprovokasi oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar wilayah kita, bahkan di lingkungan sekitar. Fokuslah pada pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan dan persatuan,” ujarnya. Lebih lanjut, Pdt Regina menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan pemicu perpecahan. Ia mengajak masyarakat untuk terus saling menghargai, menjaga rasa hormat satu sama lain, serta memperkuat hubungan sosial yang harmonis. “Kita telah lama hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati. Ini harus terus kita pelihara sebagai warisan berharga,” tambahnya. Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mewujudka...

Ketua BKPMRI Suyanto Muarif Imbau Warga Sulut Tidak Terprovokasi Paham Radikal

MANADO – Seruan untuk menjaga kerukunan kembali digaungkan Ketua BKPMRI Sulut, Suyanto Muarif. Ia mengajak masyarakat tetap waspada terhadap ancaman paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. “Sulut sudah terkenal dengan kerukunan antarumat beragama. Jangan biarkan nilai ini pudar hanya karena provokasi segelintir orang,” tegasnya. Muarif juga menekankan bahwa toleransi adalah pondasi yang membuat Sulut aman dan damai.

Ketua KGN Sulut, Rivel Ngantung, Sampaikan Seruan untuk Pemerintah, Polri, dan Masyarakat Demi Kemajuan Sulawesi Utara

  SULAWESI UTARA – Rivel Ngantung, Ketua Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) Sulawesi Utara, mengeluarkan beberapa seruan penting yang ditujukan kepada pemerintah daerah, pihak kepolisian, serta masyarakat Sulut. Imbauan tersebut menyoroti berbagai aspek strategis seperti peningkatan kesejahteraan rakyat, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan alam (SDA), serta upaya menekan angka kriminalitas. Dalam pernyataannya, Rivel mendorong para pemimpin daerah di Sulut untuk lebih serius membuka peluang kerja bagi masyarakat. “Kami mengajukan permintaan kepada Gubernur Yulius Selvanus dan para kepala daerah di Sulut agar lebih peduli pada kondisi warga, karena masih banyak yang membutuhkan pekerjaan,” ungkapnya pada Rabu (16/07/2025). Menurut Rivel, menciptakan lapangan kerja sangat krusial agar masyarakat bisa memperoleh penghasilan yang layak dan mencukupi kebutuhan keluarga, terlebih di tengah meningkatnya biaya hidup seperti harga beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. ...